Perlunya Pengembangan Karakter bagi Tunas Pemimpin Bangsa

Berita Terkini | 2013-11-13 16:24:47 | 535 Kali Dibaca

Jakarta, DMC –  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, menghadapkan semua lembaga pendidikan formal untuk senantiasa mengikuti perkembangan yang muktahir. Namun demikian, kemajuan di bidang akademik saja belum mencukupi dalam menghadapi globalisasi.

Pengembangan karakter yang andal sangat diperlukan bagi tunas-tunas pemimpin masa depan bangsa melalui pembekalan rasa cinta tanah air, nasionalisme, wawasan kebangsaan, dan sikap yang teguh dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian diungkapkan Menhan Purnomo Yusgiantoro saat menerima peserta lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) tingkat pusat tahun 2013, Rabu (13/11), di kantor Kemhan Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut Menhan menyatakan bahwa tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Menhan adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta keselamatan bangsa. Sedangkan tugas utama seorang pelajar adalah belajar, berprestasi dan  meningkatkan ilmu pengetahuan yang akan menjadi bekal di masa depan dalam menjalani kehidupan dan saat berkiprah sebagai generasi muda Indonesia sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan.

Selain itu para pelajar Indonesia juga harus mempertebal keyakinan akan cinta tanah air atau yang dikenal dengan pembangunan karakter bangsa (nation character building). Kuatnya proses globalisasi saat ini yaitu berupa teknologi informasi yang dapat membawa pengaruh dalam kehidupan kita sudah tidak dapat dihindari lagi. Untuk itu dalam menghadapi arus globalisasi ada tiga syarat yang harus ditingkatkan yaitu daya saing bangsa, kemandirian bangsa dan mampu membangun peradaban yang unggul dan mulia.

Tiga syarat itu dapat dicapai, apabila manusia Indonesia khususnya generasi muda semakin unggul dan keunggulan diawali dari pendidikan manusia Indonesia seutuhnya. Dalam menggapai tujuan itulah, Kementerian Pertahanan melaksanakan sebuah gagasan sosialisasi, untuk menyampaikan pesan pembentukan karakter kepada anak muda Indonesia melalui program yang dikenal sebagai “Parade Cinta Tanah Air” (PCTA).

Lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) tingkat pusat tahun 2013 yang mengusung tema, “Tingkatkan prestasi, cintai Indonesia dan bentuk karaktermu” rencananya akan mulai dilaksanakan selama dua hari yaitu 13 s/d 14 Nopember 2013.

Melalui kegiatan parade cinta tanah air ini diharapkan para pelajar SLTA se-Indonesia sebagai warga negara, mempu menumbuhkembangkan kemampuan berargumen secara lisan dan mampu mengekspresikan pemikiran dan pengetahuannya dalam bentuk tulisan, dalam rangka membentuk karakter bangsa, berwawasan kebangsaan dan memiliki kesadaran bela negara.

Peserta Parade Cinta Tanah Air 2013 terdiri dua jenis lomba yaitu diskusi dan menulis artikel yang diikuti siswa/i SLTA sederajat seluruh Indonesia dengan jumlah peserta 4.610 siswa. Lomba dilaksanakan dua tingkatan yaitu tingkat provinsi dan tingkat pusat dengan perincian yaitu tingkat provinsi meliputi lomba menulis artikel perorangan yang diikuti 1.550 siswa dari 34 provinsi dan lomba diskusi tim yang  diikuti 1.020 tim dengan peserta 3.060 siswa dari 34 provinsi.

Dalam kesempatan lomba PCTA 2013 dibentuk juga Ikatan Alumni Peserta Parade Cinta Tanah air di seluruh Indonesia sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam membentuk karakter bangsa yang dilaksanakan oleh Kemhan. Turut hadir mendampingi Menhan saat menerima peserta Parade Cinta Tanah Air 2013 yaitu pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemhan, Kemdagri, Kemdikbud, Kemenpan-RB, Kemenpora dan Mabes TNI.

Tidak ada fitur komentar